Rejang Lebong – Komitmen Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari S.E. M.A.P. dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan responsif kini diwujudkan melalui program Bantu Rakyat, Sabtu (11/10/25.
Didampingi Wakil Bupati Dr. H. Hendri Praja, Bupati Fikri menegaskan seluruh jajaran Pemkab Rejang Lebong harus menghilangkan ego sektoral dan bekerja secara terpadu untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pelayanan kepada rakyat tidak boleh berbelit. Semua pejabat, dari eselon I hingga IV, termasuk staf, harus tanggap dan bekerja sama menyelesaikan masalah di lapangan,” tegas Bupati Fikri.
Program Bantu Rakyat menjadi simbol nyata dari pelayanan cepat dan responsif. Dalam beberapa kasus darurat, Pemkab Rejang Lebong langsung turun tangan membantu masyarakat, mulai dari penanganan bocah yang digigit ular, dugaan stunting, korban kebakaran, banjir, hingga persoalan sampah dan distribusi gas rumah tangga.
Nomor WhatsApp pribadi Bupati Fikri pun aktif 24 jam penuh untuk menerima laporan masyarakat. Setiap aduan segera ditindaklanjuti oleh tim terkait, bahkan dalam kondisi tertentu Bupati sendiri turun langsung ke lapangan memastikan pelayanan berjalan maksimal.
Bupati Fikri juga menegaskan pentingnya sinergi antar-stakeholder dalam menyelesaikan persoalan publik. “Masalah seperti sampah, air bersih, BPJS, gas, dan layanan publik lainnya harus dibahas bersama. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Melalui program Bantu Rakyat, Pemkab Rejang Lebong menargetkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lebih tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat luas. Selain memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, program ini juga diharapkan menciptakan sistem layanan publik yang cepat, tepat, dan efektif.
Langkah ini menjadi wujud nyata kepemimpinan Bupati Fikri dalam membangun pemerintahan yang tanggap, proaktif, dan berpihak pada rakyat.









