Dedy Wahyudi Tantang Mahasiswa UNIB Rancang Masjid Terapung, Siap Jadi Ikon Baru Kota Bengkulu

Dedy Wahyudi Tantang Mahasiswa UNIB Rancang Masjid Terapung, Siap Jadi Ikon Baru Kota Bengkulu
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri Dies Natalis ke-8 Program Studi Arsitektur Universitas Bengkulu, Senin (13/10/25)(foto: Awang Konaevijelajahrafflesia.com/)

Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melemparkan tantangan menarik kepada mahasiswa Arsitektur Universitas Bengkulu (UNIB), Senin (13/10/25).

Di hadapan seluruh peserta Dies Natalis ke-8 Program Studi Arsitektur, ia meminta mereka merancang desain Masjid Terapung yang akan menjadi ikon baru di Kota Bengkulu.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam kegiatan yang digelar di Fakultas Teknik UNIB dengan tema “The 8th Dimension: Resilient Urbanism, Designing Sustainable Cities”, Dedy memaparkan rencana Pemerintah Kota Bengkulu untuk membangun masjid terapung layaknya Masjid Pantai Carocok di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan tempat ibadah, tetapi juga bagian dari upaya menjadikan Bengkulu sebagai destinasi wisata religi yang futuristik dan berdaya ekonomi.

“Saya ingin Masjid Terapung Alam Bengkulu ini punya desain futuristik, bentuknya unik, kekinian, dan bisa bertahan lama. Ini bukan hanya rumah ibadah, tapi juga ikon kebanggaan kota,” ujar Dedy Wahyudi di hadapan para mahasiswa, Minggu (13/10).

Menurutnya, masjid tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus sarana penggerak ekonomi masyarakat melalui wisata religi. Ia juga menegaskan bahwa rencana pembangunan masjid terapung akan direalisasikan setelah proyek renovasi Mess Pemda rampung dan difungsikan sebagai Kantor Wali Kota Bengkulu.

“Saya percayakan kepada kalian, mahasiswa Arsitektur UNIB, untuk mendesain Masjid Terapung Alam Bengkulu. Jadikan ini karya monumental yang membawa nama Bengkulu semakin dikenal,” tambah Dedy dengan penuh semangat.

Gagasan tersebut muncul setelah Dedy melihat langsung berbagai karya desain mahasiswa yang dipamerkan dalam acara Dies Natalis. Ia mengaku kagum dengan kreativitas dan gagasan inovatif para calon arsitek muda Bengkulu yang dinilai mampu membawa warna baru bagi wajah kota.

Acara Dies Natalis ke-8 Program Studi Arsitektur UNIB turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Zahirman Aidi, Rektor Universitas Bengkulu Indra Cahyadinara, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Agustin Narkani, serta jajaran akademisi Fakultas Teknik.

Dengan adanya tantangan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dapat menghasilkan karya arsitektur monumental yang tidak hanya religius, tetapi juga berkelanjutan dan berorientasi masa depan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *